DAMPAK IMPLEMENTASI ICT dalam PEMBELAJARAN
MAKALAH
DAMPAK IMPLEMENTASI ICT dalam
PEMBELAJARAN
Disusun
Sebagai Tugas Kelompok Matakuliah Pembelajaran Berbasis ICT Yang Diampu Oleh Dosen
Tiara Anggia D,M.Pd

Disusun Oleh
KELOMPOK II
wiwid kurniawan (16210051)
TINI
SUPRIHATIN (16210031)
INDAH
MUTIARA SARI (16210054)
INTAN OCTA
FITRIANI T (16210045)
april Hasanudin (16210048)
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI
2017
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb.
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah
SWT, tuhan semesta alam, yang telah memberikan ni’mat serta dan karunia-Nya.
Sholawat dan salam semoga tetap terlimpahkan rahmatnya pada nabi besar kita
Muhammad SAW. Semmoga kita semua dilindungi oleh Allah SWT dan selalu mendapat
syafa’at dari nabi Muhammad SAW.
Bahan sumber makalah ini disusun dari beberapa
materi buku dan website,kami menyajikan
makalah ini sebagai sarana berbagi informasi dan pengalaman, dengan demikian,
antara mahasiswa satu dengan mahasiswa yang lain akhirnya dapat melengkapi.
Atas bantuan dan bimbinganya kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Dosen
pembimbing kami, sehingga makalah ini dapat terselesaikan. Kepada rekan-rekan
mahasiswa dapat memanfaatkan materi ini kearah pencapaian proses belajar lebih
efektif,dan bila ada hal-hal yang kurang mendekati sempurna kritik dan saran
atau bentuk pertimbangan apapun kami harapkan.
Semoga apa yang kita lakukan selalu mendapat
ridho dari Allah SWT. Amin…
Wassalamualaikum Wr.Wb.
Metro 26 Maret 2018
Kelompok II
DAFTAR
ISI
HALAMAN
JUDUL........................................................................................... i
KATA
PENGANTAR........................................................................................ ii
DAFTAR
ISI..................................................................................................... iii
BAB
I PENDAHULUN
LATAR
BELAKANG MASALAH.................................................................. 1
RUMUSAN
MASALAH................................................................................... 2
MANFAAT
PENELITIAN................................................................................ 2
BAB
II PEMBAHASAN
A. Esensi
Pemanfaatan TIK untuk Keperluan Pembelajaran....................... 3
B. Manfaat
Penggunaan TIK dalam Kegiatan Pembelajaran...................... 4
C. Peranan
TIK dalam Pembelajaran........................................................... 5
D. Prinsip
penggunaan TIK dalam Pembelajaran......................................... 9
E. Beberapa
bentuk penggunaan TIK dalam Pembelajaran......................... 9
F. Dampak
Positif dan Dampak Negatif Implementasi ICT dalam Pembelajaran 10
BAB
III PENUTUP
Kesimpulan........................................................................................................ 13
Saran.................................................................................................................. 13
Daftar
Pustaka
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Esensi Pemanfaatan TIK untuk Keperluan
Pembelajaran diawali dengan munculnya berbagai website atau aplikasi yang menawarkan materi ilmu pengetahuan
secara gratis dan terbuka, seperti Wikipedia (http://en.wikipedia.org) yang merupakan ensiklopedia gratis karena
semua pengguna internet dapat mengakses dan memberikan kontribusi kepadanya,.
Selain itu Google Earth (http://earth.google.com) merupakan aplikasi peta digital yang memuat
peta seluruh planet bumi, beberapa planet lain, dan beberapa bagian dari
galaksi secara kompherensif, yang dapat digunakan peserta didik untuk lebih
mengenal alam semesta.
Pada perkembanagn terakhir pemanfaatan TIK
dalam pembelajaran tersebut muncul sebuah harapan bahwa TIK harus mampu
mengakomodasi keperluan seluruh masyrakat dunia untuk belajar.
TIK adalah sebagai alat bantu dalam kegiatan
pembelajaran apabila di desain dan diintrgrasikan dengan baik, dapat membantu
meningkatkan penyerapan pengetahuan, keteramplan, dan sikap hidup siswa.
Dengan demikian, kegiatan pembelajaran tidak
hanya berpusat pada pengajar sebagai pusat pengetahuan , tetapi lebih berpusat
kepada peserta didik ( student-centered)
sebagai pihak yang memiliki kendali atas kegiatan pembelanjaran yang
dilakuknnya.
B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud Esensi Pemanfaatan TIK untuk
Keperluan Pembelajaran ?
2. Bagaimana manfaat Penggunaan TIK dalam
Kegiatan Pembelajaran ?
3. Apa saja Peranan TIK dalam
Pembelajaran ?
4. Seperti apa Prinsippenggunaan TIK
dalamPembelajaran ?
5. Ada berapa bentukpenggunaan TIK
dalamPembelajaran ?
6. Seperti apa Dampak Positif dan Dampak Negatif
Implementasi ICT dalam Pembelajaran ?
7.
Tujuan Penelitian
1. Memahami apa yang dimaksud esensi pemanfaatan
TIK untuk keperluan.
2. Memahami apa saja manfaat penggunaan TIK dalam
kegiatan pembelajaran.
3. Mengerti apa saja peranan TIK dalam
pembelajaran.
4. Mengetahui prinsip apa saja penggunaan TIK
dalam pembelajaran.
5. Mengetahui beberapa bentuk penggunaan TIK
dalam pembelajaran.
6. Mengetahui dampak positif dan dampak negatif
implementasi ICT dalam pembelajaran.
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Esensi Pemanfaatan TIK untuk Keperluan
Pembelajaran
Esensi Pemanfaatan TIK untuk Keperluan
Pembelajaran diawali dengan munculnya berbagai website atau aplikasi yang menawarkan materi ilmu pengetahuan
secara gratis dan terbuka, seperti Wikipedia (http://en.wikipedia.org) yang merupakan ensiklopedia gratis karena
semua pengguna internet dapat mengakses dan memberikan kontribusi kepadanya,.
Selain itu Google Earth (http://earth.google.com) merupakan aplikasi peta digital yang memuat
peta seluruh planet bumi, beberapa planet lain, dan beberapa bagian dari
galaksi secara kompherensif, yang dapat digunakan peserta didik untuk lebih
mengenal alam semesta.
Pada perkembanagn terakhir pemanfaatan TIK
dalam pembelajaran tersebut muncul sebuah harapan bahwa TIK harus mampu
mengakomodasi keperluan seluruh masyrakat dunia untuk belajar.
Hal ini sesuai dengan tujuan yang telah
dicanangkan oleh UNESCO (2004) bahwa
pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di dalam kegiatan pembelanjaran
harus mampu membuka akses universal pada pendidikan ( universal access to education),memberikan pendidikan yang adil ( equity in education ), mengantarkan
kegiatan pembelajaran dan pengajaran yang berkualitas ( the delivery of quality learning and teaching) mengembangkan
profesionalisme tenaga pengajar ( teacher’
professionaldevelopment), serta menciptakan administrasi, pengaturan
kebijakan dan manajemen pendidikan yang lebih efisien ( more efficient education management , governance, and administration).
Visi pemanfaatan TIK seperti yang dicanagkan
oleh UNESCO tersebut dapat tercapai
karena TIK memiliki beberapa karakteristik, sebagaimana disebutkan abdulhak
(2010) sebagai berikut :
- Siswa
belajar sesuai dengan gaya belajar dan kemampuan yang dimiliki, termasuk
bagi siswa yang lambat belajar, siswa dengan kebutuhan khusus, dan mereka
yang tinggal di daerah terpencil.
- Belajar
lebih efektif karena melibatkan lebih banyak dalammemanfaatkan multimedia
dan hubungan dalam konteks media tingkat tinggi.
- Menyediakan
informasi yang bersifat internasional secara lebih luas, terutama untuk
mendekati pemecahan masalah serta lebih sensitif dalam nenanggapi
kebutuhan lokal.
B.
Manfaat Penggunaan TIK dalam Kegiatan
Pembelajaran
TIK adalah sebagai alat bantu dalam kegiatan
pembelajaran apabila di desain dan diintrgrasikan dengan baik, dapat membantu
meningkatkan penyerapan pengetahuan, keteramplan, dan sikap hidup siswa.
Dengan demikian, kegiatan pembelajaran tidak
hanya berpusat pada pengajar sebagai pusat pengetahuan , tetapi lebih berpusat
kepada peserta didik ( student-centered)
sebagai pihak yang memiliki kendali atas kegiatan pembelanjaran yang
dilakuknnya.
Cynthia
(2009) Mengemukakan lima kondisi efektif pembelajaran yang bisa dicapai melalui
pemanfaatan TIK , yaitu sebagai berikut :
a. Pembelajaran
Aktif
Dengan pemanfaatan TIK
, suasana pembelajaranb tidak akan lagi menjadi abstrak , tetapi ;lebih nyata
dan relevan dengan kebutuhan belajar siswa . Keterlibatan siswa akan meningkat
dan dapat memilih materi pembelajaran yangf dibutuhkannya .
b. Pembelajaran
Kolaboratif
TIK memungkinkan siswa
belajar secara kolaboratif baik dengan
sesama siswa , guru , maupun narasumber yang berhubungan dengan topik yang
sedang mereka pelajari .TIK juga memudahkan
siswa saling berkomunikasi dan berbagi berbagai informasi dengan berbagai
format tanpa mengenal batas ruang dan waktu .
c. Pembelajaran
Kreatif
TIK mendorong siswa
untuk menghasilkan produk yang unik dan menarik , dengan cara menggabungkan
berbagai format sajian kedalam satu kesatuan , seperti materi multimedia , film
, website , dan lain lain .
d. Pembelajaran
Integratif
TIK mendorong siswa
untuk menggabungkan berbagai informasi dari berbagai disiplin ilmu kedalam satu
kesatuan informasi . Dengan demikian , siswa akan memiliki pemahaman yang lebih
komprehensif mengenai topik yang mereka bahas .
e. Pembelajaran
Evaluatif
TIK mendorongb siswa
untuk mngevaluasi sendiri kegiatan pembelajaran mereka . Dengan menggunakan
aplikasi tertentu , siswa mampu mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap
materi pembelajaran dan mengidentifikasi kelemahan sehingga bisa lebih
menyempurnakan pemahamannya .
Lebih lanjut , Haddad dan
jurich (2002) mengemukakan hasil risetnya mengenai pemanfaatan TIK dalam
pendidikan dibeberapa negara berkembang bahwa jika dimanfaatkan dengan baik dan
tepat guna , TIK memiliki potensi untuk memperluas akses pendidikan (expanding
access) , Meningkatkan efisiensi (promoting efficiency),Memperbaiki kualitas
belajar dan meningkatkan kualiatas pengajaran (improving the quality of learning
and enhancing the quality of teaching ), seta memperbaiki sistem pengelolaan
dan administratif pendidikan ( improving management system)
C.
Peranan TIK dalam Pembelajaran
Abdulhak (2010)
mengemukakan bahwa secara garis besar TIK memiliki empat peranan sebagai
berikut :
a. Memperluas
akses pendidikan
TIK
menyebabkan kegiatan pembelajaran tikdak terbatas lagi pada dinding – dinding
ruang kelas , tetapi da[pat berlangsung dimana saja dan kapan saja selama siswa
yang bersangkutan terhubung ke internet .
Contohnya
aplikasi TIK , seperti distance education (pendidikan jarak jauh)telah
memberikan kesempatan kepada mereka yang memiliki waktu terbatas karena
pekerjaan menjadi tetap bisa mengikuti pendidikan .
b. Meningkatkan
Evisiensi Pendidikan
Melalui
pemanfaatan TIK , siswa dapat melakukan kegiatan akademik sesuai tuntutan kurikulum walaupun tidak menghabiskan
waktunya dikelas . Pemanfaatan TIK yang dapat mempercepat proses untuk mencapai
tingka penguasaan dan memperluas pilihan belajar sesuai kemampuan dan kondisi
siswa melalui kegiatan belajar mandiri .
c.
Memperbaiki
Proses Belajar Mengajar
TIK dengan potensi dan kemampuan dalam menyajikan
materi yang variatif dalam berbagai format mampu mengantarkan proses belajar
yang lebih baik untuk memberikan hasil belajar yang lebih optimal bagi siswa.
Haddad
dan Jurich dalam Abdulhak ( 2010 ) juga mengemukakan bahwa,
“...TIK
memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan
motivasi, memfasilitasi penguasaan keterampilan dasar, membantu meningkatkan
unkuiri dan eksplorasi, serta menyiapkan individu untuk dunia yang dikendalikan
oleh teknologi”.
Dalam
pemanfaatannya, TIK diharapkan dapat menghasilkan kegiatan pembelajaran efektif
yang dapat mendorong keingintahuan intelektual siswa dan menyenangkan siswa
sehingga mendorong siswa untuk berperan aktif dalam proses pembentukan
pengetahuannya.
d.
Memperbaiki
Sistem Pengelolaan
Dalam
hal manajemen dan administrasi pendidikan, TIK dapat dipergunakan untuk
membantu mengelola dan mengolah data – data pendidikan dan pembelajaran,
seperti keadaan siswa dan guru, hasil penilaian siswa, keuangan, keadaan sarana
dan prasarana suatu lembaga pendidikan,dan lain – lain. Hal ini dilakukan demi
menghasilkan suatu lembaga pendidikan dan kegiatan pembelajaran berkualitas
yang mampu menyediakan data pendidikan yang akurat, mudah dipergunakan, serta
dapat diperoleh dengan tepat waktu.
TIK
juga memiliki peranan lain yang lebih spesifik dalam dunia pendidikan. Peranan
TIK seperti yang dikemukakan oleh Munir ( 2010 : 185 ) sebagai berikut.
a. Keterampilan
dan kompetensi
Penguasaan
TIK oleh setiap pihak pemangku kepentingan dibidang pendidikan akan
melahirkan
satu visi dan pandangan yang sama mengenai apa dan bagaimana TIK dimanfaatkan
untuk menghasilkan suatu kegiatan pembelajaran yang efektif.
b. Infrastruktur
Pembelajaran
Dengan
TIK sebagai salah satu komponen pembelajaran, pembelajaran dapat dilaksanakan
di mana saja dan kapan saja, serta tidak terkendala lagi oleh keadaan geografis
anttara siswa, guru, dan bahan ajar.
c. Sumber Bahan Belajar
Pemanfaatan
TIK sebagai sumber bahan belajar akan menjamin tersedianya materi pembelajaran
yang selalu terperbaharui dan selalu tersedia untuk diakses setiap saat. Selain
itu, materi pembelajaran pun akan lebih ubtuk diperbaharui dan disesuaikan
dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
d. Alat
Bantu dan Fasilitas Pembelajaran
Dengan TIK, suatu materi pembelajaran akan
tersampaikan secara lebih baik dengan mempertimbangkan konteks dunia nyatanya.
Ilustrasi berbagai fenomena ilmu pengetahuan akan tersampaikan dengan lebih
nyata sehingga penyerapan bahan ajar pun terjadi dengan lebih cepat.
Melalui
pemanfaatan TIK, interaksi antarsiswa akan lebih tinggi sehingga akuisisi ilmu
pengetahuan diantara mereka berlangsung lebih baik, baik secara kualitas maupun
kuantitas.
Selainitu,
siswaakanmampumelakukaneksplorasiterhadappengetahuannyasecaralebihbebasdanmandiri.
e.
pendukungmanajemenpembelajaran
TIK dapatdipergunakanuntukmembantumengeloadanmengolah
data-data pendidikandanpembelajaransehinggamenghasilkanlembagapendidikanberkualitas
yang mampumenyediakan data pendidikan yang akurat,mudahdipergunakan,
sertadapatdiperolehtepatwaktu.
Hal inisesuaidengansalahsatuvisi UNESCO
mengenaipemanfaatan TIK dalampendidikan yang menyebutkanbahwa TIK dapatmenciptakansuatuadministrasi,
pengaturankebijakan, danmanajemenpendidikan yang lebihefisien.
f.
Sistempendukungkeputusan
ketersediaan data – data pendidikan yang
akuratdapatdigunakanolehparapembuatkeputusandanpemegangkewenanganuntukmembuatkeputusan
yang tepatbagi system pendidikan yang berlangsung.
System kerja TIK yang membuatberbagai data
dapatdiperbaruidantersediasetiapsaatsehinggamemberikanjaminanterhadapketersediaan
data-data yang valid dan reliable untukmenciptakankeputusandankebijakan yang
menguntungkansemuapihak.
D.
Prinsippenggunaan TIK dalamPembelajaran
Prinsipumumpenggunaanteknologi,
dalam ICT, yaituSebagaiberikut
- Efektifdanefisien.
Penggunaan ICT
harusmemerhatikanmanfaatteknologidalammengefektifkanbelajar,
meliputipemerolehanilmu, kemudahandanketerjangkauan, baikwaktumaupunbiaya.
- Optimal.
Denganmenggunakan ICT, pembelajaranmenjadibernilai “lebih”
daripadatanpamenggunakannya. Nilailebih yang diberikan ICT
adalahkeluasancangkupan, kekinian (up
to date), kemoderenan, danketerbukaan.
- Menarik .pembelajarandikelasakanlenihmenaarikdanmemancingkeingintahuan
yang lebih.
- Merangsangdayakreativitasberfikirpelajar.
Siswaakanterusberusahauntukmencobasesuatuyangbaarudilihatdidalam internet.
Denganketertarikanitu, merekaberusahamembuatinovasibaru.
E. Beberapabentukpenggunaan
TIK dalamPembelajaran
Beberapabentukpenggunaan
TIK dalampengajarandanpembelajaran, yaitusebagaiberikut.
- Tutorial
TIK
digunakanuntukpembelajaran tutorial
apabiladigunakanuntukmenyampaikanpelajaranberdasarkanurutanyangtelahditetapkan.
Pembelajaraan tutorial meliputi.
a.
Pembelajaranekspositoriyaitupembelajaranterperinci
b.
Deminstrasidanlatihan
- Eksplorasi
Pembelajaran
TIK berlakuapabila ICT digunakansebagai media untuk.
a.
Mencaridanmengaksesinformasidari
internet
b.
Melihatdemonstrasisuatukejadiansesuaiurutandengansoftware danhardware .
- Alataplikasi
TIK
dikatakansebagaialataplikasiapabilamembantusiswamelaksanakantugas,
misalnyamembuatdanmenganalisis diagram dalampelajaranmatematika.
- Komunikasi
TIK
dikatakansebagaialatuntukmemudahkankomunikasiantaragurudansiswadalammengirimdanmenerimainformasi
F.
Dampak Positif dan Dampak Negatif Implementasi
ICT dalam Pembelajaran
Dampak positif pembelajaran dengan media ICT
a. Lebih
efektif
Komputer memungkinkan siswa belajar sesuai dengan
kemampuan dan kecepatannya dalam memahami pengetahuan dan informasi yang
ditayangkan. Penggunaan komputer dalam proses belajar membuat siswa dapat
melakukan kontrol terhadap aktivitas belajarnya. Selain itu, biasanya dengan
media ICT ini materi yang begitu padat dapat lebih dioptimalkan penyampaiannya.
Cara pengoptimalan penyampaian ini biasanya dengan metode berkelompok, sehingga
aktivitas belajar siswa akan meningkat.
b. Siswa
terlihat lebih bersemangat
Dengan banyaknya aplikasi pada media ICT membuat
semangat siswa meningkat. Pengajar dapat bebas membuat aplikasi menarik yang
tentunya merangsang keaktifan siswa dalam pembelajaran tersebut.
c. Meningkatkan
pengetahuan tentang teknologi
Di era globalisasi saat ini media ICT berkembang
pesat. Adanya pembelajaran dengan media ICT ini membantu siswa meningkatkan
pengetahuan mereka tentang teknologi selain dari mata pelajaran TIK (Teknologi
Informasi dan Komunikasi). Itu dikarenakan keingintahuan siswa yang besar
sehingga mereka tertarik mempelajarinya.
d. Mudah dalam
mencari informasi
Dengan media ICT akan mempermudah dalam mencari
informasi, termasuk mengenai materi-materi pembelajaran, terutama dengan media
internet.
Dampak negative dari pembelajaran dengan media ICT
adalah ;
a. Siswa kurang
memperhatikan saat proses pembelajaran
Media ICT mempunyai banyak aplikasi yang memudahkan
pemakainya. Namun, terkadang karena terlalu berlebihan siswa malah
memperhatikan penggunaan aplikasi tersebut bukan materinya.
b. Siswa kurang
memahami materi yang disampaikan
Untuk beberapa mata pelajaran siswa mungkin dapat
memahami dengn mudah materi yang disampaikan. Namun untuk beberapa siswa kurang
memahami materi di beberapa materi tersebut. Ini dikarenakan penggunaan media
kurang sesuai dengan harapannya meningkatkan kreatifitas siswa. Yang terjadi
adalah komunikasi searah yang kemudian pembelajaran tersebut menjadi kurang
diminati siswa.
c. Memberikan
masalah baru kepada sekolah
Dampak positif teknologi terhadap dunia pendidikan
sudah tidak diragukan lagi. Berbagai pendapat pakar dari berbagai disiplin ilmu
sepakat bahwa kehadiran teknologi baru seperti internet dan lain-lain akan
dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Namun perlu disadari bahwa kehadiran
teknologi tersebut di sekolah juga menimbulkan masalah baru apabila sekolah
tidak siap antara lain :
- Sarana disekolah belum memadai
- Keterbatasan biaya dan tenaga operasional
- Kepala sekolah dan guru kurang sadar akan
pentingnya media pendidikan
- Beban orang tua siswa lebih berat
- Kondisi keamanan sekolah kurang memadai
- Persepsi yang salah terhadap media pembelajaran
- Guru merasa terbebani
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari pembahasan
makalah diatas, disini dapat disimpulkan bahwa Dampak Positif dan Dampak Negatif Implementasi ICT dalam Pembelajaranadalah
ini mengacu pada guru.
Dampak positif pembelajaran dengan media ICT.
1. Lebih
efektif.
2. Siswa lebih
terlihat bersemangat.
3. Meningkatkan
pengetahuan tentang teknologi
4. Mudah dalam
mencari informasi
Dampak negatif pembelajaran dengan media ICT.
1.
Siswa kurang memperhatikan saat
proses pembelajaran.
2. Siswa kurang
memahami materi yang disampaikan.
3. Memberikan
masalah baru kepada sekolah.
B. SARAN
Dalampembuatanmakalahiniapabilaadaketerangan
yang kurangbisadipahami, penulismohonmaaf yang
sebesar-besarnyadanpenulissangatberterimakasihapabilaada saran/kritik yang
bersifatmembangunsebagaipenyempurnamakalahini.
Disini juga para guru untuk mengawasi
pembelajaran ICT dalam sekolah tersebut. Dan, disini juga berharap untuk tidak
terlalu memberi sarana prasarana yang mengakibatkan siswa malas belajar.
Dr.H
ZainalMukarom,M,si.,Dr.H.Rusdiana,M.M . Komunikasi
dan Teknologi Informasi Pendidikan.CV Pustaka Setia.Bandung.2016
ningsihmanto.wordpress.com/2010/dampak pembelajaran dengan media ict.Diakses pada tanggal 25 maret 2018 pukul
20.15 WIB.https://ningsihmanto.wordpress.com/2010/07/21/dampak-pembelajaran-dengan-media-ict/
Komentar
Posting Komentar